Manuver Dirut PD Dharmajaya Marina Ratna Dwi Kusumajati membandingkan Pemprov DKI era Anies dan Ahok berbuntut panjang. Wakil Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI, Muhamad Taufik, justru berbalik menyerang Marina dan membongkar sederet aibnya. Marina sebelumnya menyebut ke media bahwa dia mengundurkan diri karena era saat ini sudah berbeda dengan era Ahok. Marina meributkan itu setelah PSO untuk membeli daging ayam tak juga cair.
Sehingga PD Dharmajaya berhutang banyak.
’’Mau mundur jangan ribet deh. Pakai curhat bandingkan dengan gubernur sebelumnya. "Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) DKI harus mengaudit keuangan PD Dharma Jaya,’’ ucap Taufik. Menurut Taufik, Dharmajaya mendapat Penyertaan Modal Daerah (PMD) Rp 98 miliar pada 2016, tapi pemasukan ke kas daerah hanya Rp 1,3 miliar di tahun itu. "Makanya tak usah dihalangi. Silakan saja mundur. Tapi Anies-Sandi harus minta Marina menyerahkan data keuangan dan laba keuntungan sebelum mundur.,’’ kata Taufik melalui sambungan telepon (17/3/2018). Wakil Ketua DPRD DKI itu mengungkapkan penggunaan uang rakyat pada perusahaan plat merah itu harus dapat dipertanggungjawabkan secara transparan. Bahkan Taufik akan berkoordinasi dengan pimpinan dewan untuk meminta ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaudit keuangan sejak 2013-2017.








No comments:
Post a Comment