Gempa bisa menyebabkan kepanikan, kecemasan, bahkan berujung pada trauma, jika guncangan yang terjadi amat besar. Lantas, bagaimana cara mengatasi kepanikan tersebut? Mengutip laman situs psikoterapis, Stratos, Selasa (23/1/2018), ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kepanikan dan trauma pascagempa. Apa sajakah itu? Berikut ulasannya.
1. Atur pernapasan
Ketika terjadi gempa, Anda dapat mengatur pernapasan dengan memejamkan mata dan tarik napas perlahan sedalam-dalamnya. Sebaiknya, gunakan pernapasan difragma pada saat melakukan teknik pernapasan ini. Setelah itu, keluarkan melalui mulut perlahan dan rasakan sensasi relaksasi dari pernapasan ini. Gunakan pernapasan ini selama 10-12 kali.
2. Ceritakan kepanikan Anda
Tekanan gempa akan membuat Anda merasa panik. Sebaiknya, jangan pendam sendiri. Ceritakan pada rekan atau sanak keluarga Anda. Dengan begitu, kepanikan yang berpotensi membuat trauma akibat gempa akan teratasi.
3. Latihan fisik
Kabar gembira bagi Anda yang kerap melakukan latihan fisik. Pasalnya, ketika gempa, Anda harus mencari tempat yang aman untuk berlindung. Hal ini membutuhkan latihan fisik yang baik, agar saat terjadi guncangan, Anda tetap dapat menjaga keseimbangan tubuh. Sebaiknya, lakukan latihan ini secara rutin.
4. Tidur nyenyak






No comments:
Post a Comment