
Pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) menang Pilgub Jawa Barat 2018 berdasarkan hasil rapat pleno KPU Jawa Barat pada Minggu 8 Juli 2018. Pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) mengucapkan selamat kepada Rindu yang meraih 7.226.254 suara atau 32,88 persen.
"Saudara kita, saudara Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum, saya menyampaikan selamat atas terpilihnya saudara menjadi gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat periode 2018-2023," kata Sudrajat dalam konferensi pers di Bandung, Senin (9/7/2018).
Dalam pesannya, ia menitipkan kepada pasangan Rindu agar membuat Jawa Barat lebih maju dalam berbagai hal. Ia pun secara khusus menekankan agar kemiskinan di Jawa Barat benar-benar ditanggulangi.
"Kami berdoa semoga saudara kita Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum selalu sukses dalam memimpin Jawa Barat lima tahun mendatang, dan semoga Allah SWT selalu memberkati kita semua," ungkapnya.
Sudrajat sendiri mengaku bersyukur atas hasil yang didapat di pilgub. Sebab, Asyik yang semula diremehkan, justru mampu melesat dan menempati urutan dua raihan suara terbanyak dengan 6.317.465 suara atau 28,74 persen.
"Alhamdulillah pasangan Asyik kita ini mencapai urutan nomor dua, Alhamdulillah, kita terima keadaan ini sebagai hasil prestasi kita dengan sadar, tawadhu, dan dengan ketakwaan," tuturnya.
Secara khusus, mewakili pasangan Asyik, partai pengusung dan pendukung, ia mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang selama ini turut berjuang untuk memenangkan pilgub.
Ia juga memohon maaf kepada semua pihak jika selama ini melakukan kesalahan selama rangkaian pilgub.
Meski begitu, Sudrajat belum mengakui kekalahannya. Apalagi, hingga kini hasil rekapitulasi belum ditetapkan secara resmi. Yang ada baru hanya selesainya proses rekapitulasi di tingkat KPU Jawa Barat. "Saya bersama tim tidak pernah menganggap bahwa ini suatu kekalahan. Bagi saya ini pelajaran," ucap Sudrajat.
Menurutnya, pencapaian di pilgub adalah pelajaran berharga bagi ia dan Syaikhu, termasuk partai pengusung, pendukung, relawan, dan simpatisannya.
"Mudah-mudahan pelajaran berharga ini dari (elektabilitas) empat persen menjadi 28 persen dalam empat bulan, kita punya confidence terhadap pola dan kerja kita. Insya Allah dalam kerja ke depan kita punya kemampuan dan potensi," jelas Sudrajat.






No comments:
Post a Comment