Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto bertemu Ketua Harian DPP Partai Demokrat, Syarief Hasan di rumahnya, Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (5/7) sore. Setelah dengan Syarief Hasan, Prabowo bakal segera bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membahas Pilpres. Termasuk kemungkinan berkoalisi untuk melawan capres petahana Joko Widodo atau Jokowi pada Pilpres 2019.
"Saya kira logikanya seperti itu. Beliau pimpinan partai, saya pimpinan partai, sementara kita katakanlah mengadakan penjajakan begitu ya. Apa pandangannya dan sebagainya semakin lama semakin mengerucut dan pada waktunya mudah-mudahan tidak waktu lama memang ada rencana untuk kami ketemu. Dan saya juga rencana ketemu dengan tokoh-tokoh lain dari partai lain. Saya kira demikian," kata Prabowo di kediamannya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (5/7) malam.
Prabowo meyakini, memasuki musim politik maka pertemuan antara pimpinan parpol bakal semakin intensif. Dia memperkirakan pekan ini intensitas komunikasi antar parpol semakin tinggi. Gerindra tak hanya bertemu Demokrat tapi juga pengurus parpol lain.
"Hari ini memang saya ketemu Pak Syarief Hasan, kalau tidak salah beliau Ketua Harian Partai Demokrat. Kita bahas banyak masalah tapi juga Sekjen saya ketemu juga tokoh-tokoh partai lain di tempat yang lain. Kemudian Pak Sandi (Sandiaga Uno) juga sebagai salah satu pimpinan Gerindra juga terus mengadakan pertemuan, Pak Ferry Juliantono juga wakil ketua umum. Jadi intensitas pertemuan kita sama hampir semua pihak," paparnya.
Gerindra ingin membuka komunikasi dan menjalin hubungan baik dengan semua pihak. "Karena sebagaimana kita rasakan sekarang kan keadaan negara kita semakin memprihatinkan ya walaupun mungkin ada yang menolak. Tapi keadaan ekonomi sekarang saya kira semakin hari memperlihatkan suasana yang mengkhawatirkan," ujar mantan Danjen Kopassus ini.
Prabowo melanjutkan, atas kondisi ekonomi yang memprihatinkan, semua pihak harus sangat hati-hati menghadapi ini. "Jangan menganggap remeh dan untuk itu kami dari Gerindra ingin membangun komunikasi dengan banyak pihak dari partai politik. Saya kira intinya itu. Jadi Pak Syarief Hasan hari ini datang dan kami sudah sepakat untuk terus berkomunikasi di hari-hari yang akan datang," tutupnya.







No comments:
Post a Comment