
Kepala Pusat Pendidikan Administrasi (Kapusdikmin) Lembaga Pendidikan Polri (Lemdikpol) Kombes Ekotrio Budhiniar memukul anak buahnya menggunakan helm baja. Pasalnya, ia kesal mobil lantaran yang dikendarai terhalang mobil katering dan penjaga piket banyak yang tidak ada di lokasi pintu gerbang.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Setyo Wasisto menyampaikan, sebanyak tujuh anggota polisi mengalami luka-luka di bagian kepala dan bahkan ada yang sempat muntah-muntah akibat peristiwa tersebut.
"Pada saat dia masuk ke wilayah atau kantornya di sana itu ada mobil yang menghalangi, karena memang satu jalur saja. Beliau turun mana nih yang piket hilang semua, hanya ada satu orang, yang lain dikumpulin beliau marah dan dipukuli," kata Setyo saat dikonfirmasi, Rabu (27/6/2018).
Setyo melanjutkan, hingga kini tim dari Itwasum dan Divisi Propam Polri masih sedang menyelidiki kemungkinan ada faktor lain yang menyebabkan Ekotrio Budhiniar melakukan penganiayaan yang tidak sepantasnya dilakukan oleh seorang perwira kepolisian.
"Kita masih cek dulu lah, saya sendiri masih belum dapat laporan detail tentang latar belakang, apakah ada masalah lain, tapi yang jelas fakta seperti itu dan sekarang tim sedang mendalami," imbuhnya.
Jenderal bintang dua itu mengatakan, setidaknya ada tujuh anggota polisi dikabarkan luka-luka dan bahkan ada yang sempat muntah-muntah setelah dianiaya oleh Ekotrio Budhiniar menggunakan helm baja.
"Satu sempat muntah, tapi yang lain luka sobek di kepala, ada yang benjol di kepala," pungkasnya.
Sekedar diketahui, peristiwa itu terjadi pada Selasa 26 Juni kemarin, sekira pukul 07.30 WIB. Saat itu Ekotrio Budhiniar mau masuk ke kantor Pusdikmin Lemdikpol Polri di Soreang, Bandung, Jawa Barat dan terhalang mobil boks catering yang menyediakan makanan siswa Lemdikpol.






No comments:
Post a Comment