Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab meminta kepada para pendukungnya untuk memberi kesempatan istikharah di Mekah sebelum memutuskan pulan ke Tanah Air.
Sedianya Habib Rizieq akan dijadwalkan pulang ke Tanah Air pada 21 Februari 2018 berdasarkan kesepakatan Mukernas Persaudaraan Alumni 212.
Eggi dan pendukung Habib Rizieq menginginkan ulama 52 tahun itu pulang ke Indonesia pada 21 Februari 2018, namun ia tak bisa memaksakan keinginan Habib Rizieq yang memilih istikharah sebelum memutuskan pulang ke Indonesia.
Eggi yang menjabat sebagai Ketua Panitia Penyambutan Kepulangan Habib Rizieq menyadari ada pihak-pihak yang tidak menginginkan kepulangan Habib Rizieq.
Eggi berharap tak ada konflik dan perpecahan di Indonesia jika Habib Rizieq pulang ke Indonesia, ia pun meminta pemerintah melalui aparat kepolisian untuk tidak menahan Habib Rizieq jika tiba di Indoneisa.
Sebelumnya, Juru bicara FPI Slamet Ma'arif memastikan Habib Rizieq Shihab pulang pada 21 Februari 2018, Habib Rizieq akan dijemput pendukung di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Slamet menambahkan kepastian ini sesuai dengan rekomendasi Musyawarah Nasional Persaudaraan Alumni 212.






No comments:
Post a Comment