Alex Pititto yang berusia 15 tahun menyerahkan diri setelah menembak sahabatnya dan membiarkannya tewas di tengah ladang zaitun.
Mengutip dari Ladbible, Jumat, 16 Juni 2017, remaja itu menembakkan dua peluru di bagian dada temannya yang bernama Francesco Prestia Lambert karena cemburu. Lambert diketahui menyukai unggahan pacar Pititto di Facebook.
Pititto telah lama yakin bahwa Lamberti memiliki perasaan pada pacarnya dan menyukai fotonya di Facebook merupakan tanda utama ia telah dikhianati temannya. "Persahabatan hanya manis di mulut banyak, tapi yang tulus dari hati hanya sedikit orang," tulis Pititto di akun Facebooknya.
Pemakaman Lamberti dilakukan di Katedral Basilika dihadiri ribuan orang. Karena terbatasnya ruang, banyak orang yang tidak bisa masuk dan berdiri di luar. Sebagai bentuk belasungkawa juga orang-orang menerbangkan balon berwarna biru ke langit. Selain hal itu, yang membuat publik tercengang adalah tersangka pembunuhan adalah anak dari seorang bos mafia di Italia.
Adalah Ndrangheta Salvatore Pititto, yang juga dikenal sebagai El Tio atau The Uncle. Ayahnya, ibu, saudara laki-laki, dan sepupunya ditangkap awal tahun ini saat melakukan tindakan keras terhadap operasi mafia.
Ada sekitar 6.000 anggota kelompok mafia Ndrangheta yang berpusat di Calabria dan menjadi sindikat kejahatan paling kuat di Italia pada 1990-an dan 2000an.







No comments:
Post a Comment