Susaningtyas Kertopati: Ada 2 Skenario Menonjol Pasca Pertemuan Korut-Korsel - Kabar Berita Terkini | Berita Aktual & Terpercaya | Baca Berita Setiap Hari

Tuesday, May 1, 2018

Susaningtyas Kertopati: Ada 2 Skenario Menonjol Pasca Pertemuan Korut-Korsel


https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 30 18 1892722 susaningtyas-kertopati-ada-2-skenario-menonjol-pasca-pertemuan-korut-korsel-Cl6xxbM12X.jpg

Pengamat Militer dan Intelijen Susaningtyas Kertopati berpendapat ada dua skenario yang paling menonjol pasca-pertemuan pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada Jumat 27 April 2018.

Pertama, skenario moderat untuk dunia global, yaitu meredanya ketegangan Amerika Serikat versus Korea Utara menyusul pertemuan Donald Trump dan Kim Jong Un beberapa waktu mendatang.

Korea Utara, lanjut Susaningtyas membuka pintu IAEA untuk membuktikan janji denuklirisasi sekaligus membangun kepercayaan. Jika Korea Utara benar-benar menepati Deklarasi Panmunjeon, maka kompetisi di Asia Pasifik tinggal fokus menghadapi China di Laut China Timur dan Laut China Selatan. Kedua Korea dan Jepang dapat menjadi sekutu baru bagi Amerika Serikat.

“Kedua, skenario ambiguitas, di mana Korea Utara tidak sepenuhnya menepati Deklarasi Panmunjeon akibat pengaruh baru Rusia. Perseteruan Korea Utara vs Amerika Serikat memasuki tahapan yang belum terbayangkan sebelumnya. Korea Utara tetap menjadi boneka Rusia menghadapi hegemoni Amerika Serikat di Pasifik Barat. Justru kekuatan Rusia bergeser ke pangkalan di Vladivostok memberi tekanan baru ke Korea Utara, tutur Susaningtyas dalam rilis yang diterima Okezone, Senin (30/4/2018).

Kedua skenario dapat diuji dalam 2 bulan pertama mengingat perang dagang China vs Amerika Serikat memasuki babakan baru yang lebih serius. Tekanan dolar terhadap yuan minggu lalu sedikit banyak mempengaruhi stabilitas rupiah.

Momen Kim Jong Un dan Presiden Korsel Moon Jae-in Jalan Bergandengan

Susaningtyas menilai pemerintah harus mewaspadai kemungkian pengalihan perhatian yang tertuju kepada Deklarasi Panmunjeon ketimbang perang dagang China vs Amerika Serikat.

“Bila kita cermati kawasan, maka ada 3 hal penting yang harus dikawal pasca Deklarasi Panmunjeon. Soal Perdamaian, Kesejahteraan dan Unifikasi di Semenanjung Korea ini, yaitu denuklirisasi, trust building(membangun kepercayaan-red) dan humanitarian supports (dukungan humanitarian-red),” tutur katanya.

Momen Kim Jong Un dan Presiden Korsel Moon Jae-in Jalan Bergandengan

Bagi Indonesia, lanjut Susaningtyas, harus lebih memperkuat basis pertahanan di bawah kerangka Asean Political-Security Community sekaligus menjalin kerjasama militer dengan negara yang jelas-jelas memiliki senjata nuklir dan memiliki hubungan emosional yang erat berlatar belakang sejarah.

“Mencegah Indonesia sebagai medan pertempuran hegemoni Amerika dan hegemoni Cina dalam perspektif perang ekonomi. Indonesia merupakan arena kompetisi kedua negara untuk memperkokoh pengaruh mereka di kawasan Asia Tenggara,” kata Susaningtyas,.

No comments:

Post a Comment

Agen Poker Terbaik di Indonesia