Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menepis semua tudingan La Nyalla Mattalitti, saat menggelar konferensi pers, La Nyalla mengaku 'dipalak' Ketua Umum Prabowo Subianto ratusan miliar sebagai syarat mendapatkan rekomendasi untuk diusung di Pilgub Jawa Timur 2018, Fadli menegaskan Prabowo tidak pernah meminta uang untuk kepentingan pribadi maupun partai kepada calon kepala daerah yang akan diusung.
Fadli menuturkan, kalaupun ada permintaan dana, sesungguhnya hanya untuk kebutuhan logistik dan saksi bagi La Nyalla di Pilgub Jatim, logistik yang dibutuhkan untuk transportasi serta saksi dalam jumlah banyak.
Anggaran cukup besar dibutuhkan karena luas wilayah dan jumlah kabupaten/kota serta penduduknya yang cukup besar di Jawa Timur.
Karena itu, jika La Nyalla tidak menyiapkan biaya untuk logistik dan saksi justru akan menjadi kendala dalam proses pemenangan.
Fadli melihat, persoalan ini sesungguhnya hanya miskomunikasi dan kesalahpahaman La Nyalla yang menganggap uang tersebut adalah syarat mendapatkan rekomendasi dari Gerindra.
Untuk diketahui sebelumnya, La Nyalla blak-blakan menceritakan kegagalannya diusung Gerindra untuk maju di Pilgub Jatim, termasuk cerita ketidaksanggupannya memenuhi mahar politik ratusan miliar rupiah yang disebutnya permintaan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.
Dia mengaku sudah mengucurkan Rp 5,9 miliar yang diterima oleh Tubagus Daniel Hidayat (Bendahara La Nyalla) dan diserahkan ke Saudara Fauka, La Nyalla mengatakan, Prabowo justru merespon dengan marah-marah dengan memakinya, sambil menyinggung soal uang Pilpres 2014, dia mengaku tak mengetahui maksud kemarahan Prabowo.
La Nyalla menyebut Partai Gerindra meminta 'mahar' sebelum mengeluarkan rekomendasi untuknya di Pilgub Jatim 2018, dia merinci total uang yang telah dikeluarkannya.
Mantan Ketum PSSI ini menambahkan, permintaan mahar untuk mengeluarkan rekomendasi datang langsung dari Prabowo, nilainya tidak tanggung-tanggung, ratusan miliar.
Awalnya La Nyalla mengira pernyataan Prabowo saat itu hanya gurauan saja, namun dia kaget setelah benar-benar ditagih, La Nyalla mencoba melobi dengan menawarkan pemasangan foto Prabowo di seluruh Jawa Timur untuk bahan kampanyenya.







No comments:
Post a Comment